Suka Duka UMKM Beela, Jatuh Bangun Demi Majukan Ekonomi Lokal!

Kisah Suka Duka UMKM Beela

Suka Duka UMKM Beela – Pengalaman yang kak min tulis pada postingan kali ini merupakan kisah suka duka UMKM Beela.Co. UMKM yang telah hadir selama lebih dari lima tahun.

Awal mula berdiri, owner dari Beela.Co merasakan keresahan atas kurangnya alternatif produk yang terjangkau. Terlebih pada bahan dasar kulit sintetis, dan sejenisnya. Masyarakat baru mengenal jenis kulit asli yang cenderung memiliki harga jual tinggi.

Pada saat itu, tepatnya di bulan September 2017, owner memutuskan untuk membeli sebuah produk cardholder karena memang sedang membutuhkannya. Namun, saat mulai mencari di marketplace, belum banyak yang menjual produk tersebut. Sehingga produk yang ada tergolong mahal yaitu di kisaran 200rb-an.

Merasa harga tersebut terlalu mahal untuk sebuah cardholder, maka owner memutuskan untuk mulai mencari alternatif bahan lain. Yang bisa dijadikan produk seperti cardholder, dompet, tas, dsb. Setelah menemukan beberapa pilihan bahan kulit sintetis, maka owner mulai memproduksi 30 pcs cardholder berbahan saffiano untuk dijual di tengah pasar.

Ternyata respon yang diberikan pelanggan kami sangat baik. Bahkan saat barang habis, mereka rela menunggu untuk ikut pre order agar bisa mendapatkan produk tersebut.

Dalam proses produksinya, Beela.Co sangat mengandalkan jasa dari para pengrajin rumahan lokal yang ada di Indonesia. Hal ini dilakukan karena setelah melakukan analisis pasar. Kami sadar bahwa ternyata hasil buatan tangan dari pengrajin lokal sudah memiliki kualitas yang sangat baik. Dan juga memiliki harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan produksi pabrikan besar.

Baca Juga: Cara Mudah Ikut Serta Memajukan Ekonomi Lokal!

Di samping itu, kami sadar bahwa dengan menggunakan jasa mereka, Beela.Co bisa turut berkontribusi dalam memajukan perekonomian lokal. Karena ternyata para pengrajin tersebut menyampaikan beberapa keluhan terkait profesi yang mereka jalankan.

Salah satunya adalah sulitnya memasarkan produk ke tengah-tengah pasar. Hal ini karena mereka lebih fokus pada proses di balik layer, bukan pada pemasaran yang berujung di penjualan akhir.

Mesin Jahit Produksi

Poin Penting Kisah Suka Duka UMKM Beela

Berdasarkan asal mula tersebut, maka Beela.Co hadir sebagai penyedia barang-barang sejenis tas, dompet, dsb dengan harga terjangkau dari pengrajin rumahan sebagai penjahit produk yang ditawarkan. Kami bahagia bisa ikut mendorong laju perekonomian lokal melalui sumber daya manusia yang dimiliki.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa selama berjalannya usaha ini, kami yang tergolong sebagai pelaku UMKM juga menghadapi beberapa kendala selama usaha berjalan.

Berikut adalah beberapa poin plus dan minus yang kami rasakan selama menjalankan usaha ini:

1. Minim Risiko

Poin pertama ini merupakan nilai plus yang dimiliki saat menjadi UMKM karena saat menjalankan usaha hanya membutuhkan modal yang bisa disesuaikan kemampuan masing-masing.

Hal ini tentu sangat subjektif, karena nilai modal akan tergantung pada jenis usaha apa yang akan dijalankan. Sehingga, kemungkinan risiko yang akan dihadapi juga bisa diminimalisir sedemikian rupa.

Misalnya, untuk menghindari harga jual barang yang tinggi atau sepi pengunjung padahal sudah menyewa tempat sebagai tempat usaha (took), pelaku umkm bisa melaksanakan kegiatan usaha dirumah masing-masing (untuk penjualan bisa dijalankan secara online) sehingga menghemat biaya sewa dan menghindari kemungkinan rugi karena beban tersebut.

2. Nilai Kekeluargaan

Semua proses yang berjalan dalam kegiatan usaha kami mulai dari produksi, operasional, pencatatan keuangan, dll sangat dirasakan nilai kekeluargaannya. Untuk kalangan bisnis kecil, memiliki tim yang solid merupakan awal yang wajib dijalankan untuk dapat bertahan dan mengembangkan bisnis. 

Dengan hadirnya nilai kekeluargaan, hubungan antara atasan dan karyawan menjadi lebih kuat karena tidak berjalan hanya berdasarkan peraturan semata dan berapa upah yang diterima. Namun berdasarkan pada tanggungjawab dan apa kontribusi yang dapat diberikan pada tempat usaha. 

Misal saja, pekerja di dalam tim Beela.Co tidak memiliki jam kerja yang harus dijalankan setiap hari. System yang dijalankan adalah seberapa banyak waktu yang mereka butuhkan per hari untuk dapat menyelesaikan tugas mingguan yang sudah diberikan. 

Sehingga tidak menjadi masalah ketika ada karyawan bagian pembungkusan pulang kerja pada pukul 3 sore atau 4 sore. Selama tugasnya pada hari itu sudah selesai dikerjakan maka ia boleh pusang. Dengan memiliki nilai kekeluargaan, semua anggota tim terkait akan bekerja dengan maksimal bukan karena keterpaksaan. Tapi karena dorongan dari diri mereka sendiri.

3. Mendapat Perhatian Pemerintah

Tidak bisa dipungkiri beberapa tahun terakhir UMKM mendapatkan perhatian yang besar dari pemerintah Indonesia, terutama bagian Kementerian Koperasi dan UMKM serta Kementerian Perdagangan. 

Perhatian pemerintah ini bertujuan agar Indonesia bisa memiliki pondasi ekonomi yang kuat sehingga mampu mencapai kesejahteraan Bersama. Pada saat pandemi korona melanda, para pelaku UMKM mendapat bantuan sebesar 2,4 juta rupiah untuk tambahan modal usaha. 

Selain itu, program-program seperti pelatihan keuangan, pemasaran, produksi, dan lain sebagainya juga gencar dijalankan oleh pemerintah daerah guna mendukung dan mendorong kemajuan UMKM. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, pemerintah memiliki dana istimewa yang salah satu manfaatnya adalah membiayai berbagai macam kegiatan pelatihan, pameran, pembiayaan, dan beberapa program lain bagi UMKM. 

Dengan besarnya peran pemerintah seperti yang sudah disebutkan, kami sebagai pelaku UMKM merasa lebih tenang dalam memperkuat posisi di tengah pasar dan fokus mengembangkan usaha agar lebih profitable.

4. Aktivitas Produksi yang Belum Terstandar

Salah satu kekurangan yang dimiliki UMKM adalah sebagian besar aktivitas produksi yang berjalan belum memiliki SOP yang memadai. Sertifikasi yang dimiliki juga belum sepenuhnya merata. Hal ini disebabkan karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki sehingga standar-standar tersebut belum mampu dipenuhi secara maksimal dan menyeluruh. 

Akibatnya, banyak aktivitas produksi misalnya yang dijalankan di dalam bangunan yang kurang layak/ kurang nyaman karena terpaksa mengesampingkan biaya perawatan yang cukup besar jika ingin bertempat di Gedung yang nyaman.

5. Sulitnya Akses Dana Hibah

Salah satu kendala yang sering dialami para pelaku UMKM adalah keterbatasan modal yang dimiliki baik untuk memulai usaha, maupun untuk pengembangan usaha di saat-saat tertentu. Beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan tambahan modal adalah melalui pinjaman.

Namun langkah ini dirasa cukup memberatkan UMKM karena adanya bunga yang melekat pada setiap pembayaran tagihan. Hal ini menjadikan pemberian dana hibah merupakan salah satu bantuan yang sangat diharapkan oleh para UMKM. 

Dengan mendapatkan bantuan ini, kami tidak perlu merasa terbebani oleh tagihan bulanan jika mengambil opsi pembiayaan/ pinjaman dari Lembaga keuangan. 

Namun, program pemberian dana hibah khusus untuk pengembangan usaha cenderung jarang dilaksanakan dan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi untuk mendapatkannya.

Hal ini karena biasanya sponsor dana hibah sangat selektif terhadap mana saja usaha yang memiliki potensi besar untuk benar-benar berkembang dalam jangka waktu kedepan.

6. Dipandang Sebelah Mata

Anggapan bahwa UMKM tidak keren atau tidak berarti biasanya banyak diberikan oleh masyarakat yang tidak mengerti bahwa dibalik berjalannya sebuah usaha membutuhkan pondasi yang kuat yang tidak hanya melulu soal kantor yang bagus, peralatan yang canggih, atau pendapatan yang tinggi. 

Padahal pada kenyataannya, hadirnya UMKM ditengah masyarakat Indonesia menjadi penguat perekonomian lokal. Hal ini terbukti dengan setelah hantaman pandemi korona, masyarakat Indonesia masih bisa bertahan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya berkat hadirnya UMKM ditengah kita.

Transaksi-transaksi yang (dianggap) kecil saling menguatkan perekonomian individual sehingga pelaku usaha tidak langsung mengalami kebangkrutan yang besar dan tidak harus gulung tikar karena terhantam korona.

Apabila kamu berminat untuk mendapatkan produk-produk berkualitas Beela.co, bisa checkout segera di laman Shopee Beela di sini ya <.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top