Menggunakan Tas Lokal, Ungkapan Cinta Terbaik Pada Budaya Daerah

Bersama dengan Penjahit Beela.Co, Produsen Tas Lokal

Menggunakan Tas Lokal – Siapa yang di antara Bee Fellas di sini yang tidak cinta dengan budaya daerahnya sendiri?.

Jawabannya pasti tidak ada bukan. Ya, ada banyak macam bentuk ungkapan cinta terhadap budaya daerah .Kita bebas memilih di antara banyak ungkapan cinta tersebut. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah menggunakan tas lokal. Ya, bisa dibilang bahwa menggunakan tas lokal adalah ungkapan cinta sekaligus apresiasi terhadap kreativitas yang dihasilkan oleh tenaga kerja lokal.

Tas lokal umumnya memiliki desain yang mencerminkan tradisi budaya yang mendalam. Produsen sering menggabungkan teknik tradisional dengan desain modern dan itu menghasilkan karya seni yang memukau. Berbeda dengan tas-tas hasil produksi massal, setiap tas lokal memiliki cerita yang mendalam di baliknya.

Semisal saja tas lokal dari produsen Beela.Co dari Jogja. Beela.Co adalah produsen tas, dompet, card holder dan lain-lain hasil dari pengrajin lokal. Dalam prosesnya, owner Lina Nabila memiliki misi untuk memacu tenaga lokal tampil produktif untuk mencapai visi membantu pergerakan ekonomi lokal lebih baik. Beela.Co sendiri telah menghasilkan banyak karya terbaik. Beberapa di antaranya adalah;

  • Tas wanita elena bag
  • Sling phone betsy bag.
  • Woman shoulder bag belinda.
  • Bertin handmade bag.
  • Bonnie shoulder bag.
  • Sling bag wanita mini blake.
  • Handmade belva bag.
  • Briana classic tote bag,
  • dan lain-lain.

Kamu dapat melihat portofolio mereka di Tokopedia maupun Shopee.

Tips Memilih Tas Wanita yang Berkualitas
Sumber: Tokopedia.com

Karena termasuk ke dalam produsen lokal, tidak heran jika Beela.Co sangat terampil dalam menerapkan sustainable fashion. Mereka mampu menerapkan sustainable fashion ini dengan jalankan strategi slow fashion.

Slow fashion adalah gerakan produksi yang fokus pada kualitas dan bukan kuantitas. Alih-alih mengikuti tren fashion yang cepat berubah, slow fashion justru menciptakan trennya tersendiri. Dalam proses slow fashion memiliki 5 karakteristik utama, yakni;

  1. Quality over quantity.
  2. Ethical production.
  3. Local production.
  4. Minimalist.
  5. Upcycling and recycling.

Tas Lokal Beela.Co dari Kulit Sintetis

Oleh sebab itu wajar jika bahan utama pembuatan tas yang banyak dipilih oleh tim Beela.Co adalah kulit sintetis.

Kulit sintetis adalah hasil imitasi dari kulit asli dan dalam prosesnya melibatkan banyak bahan, salah satunya adalah plastik. Lebih tepatnya bahan yang digunakan sebagai pendamping proses tersebut adalah leather.

Tas dari bahan kulit sintetis biasanya dapat dikenali dari karakteristik yang dimilikinya.

  1. Aroma atau bau yang dihasilkan dari bahan kulit sintetis biasanya lebih anyir.
  2. Tingkat ketebalan tas dari bahan kulit sintetis yang biasanya lebih tipis dan mudah memuai apabila terkena panas sinar matahari dalam waktu yang lama.
  3. Lapisan yang dimiliki biasanya memiliki serat yang tidak terlalu padat.

Faktanya, kulit sintetis sendiri dapat diklasifikasikan menjadi banyak jenis. Berdasarkan bahan bakunya, kulit sintetis dapat dibagi menjadi 2 jenis bagian yakni; polyurethane (PU) dan juga polyvinyl chloride (PVC).

Adapun perbedaan antara kedua bahan baku ini adalah;

PU terdiri dari dua lapisan utama berupa split leather (kulit asli di bagian dalam) dan polyurethane. Jumlah lapisan yang sedikit inilah yang menjadikan PU memiliki tesktur berkerut layaknya kulit asli. Jenis kulit sintetis inilah yang banyak digunakan untuk bahan dasar pakaian.

Sedangkan PVC memiliki 4 lapisan, 2x kali lebih banyak ketimbang yang dimiliki PU. Adapun 4 lapisan itu adalah kain di bagian dasar, lapisan expanded, lapisan kulit, dan juga lapisan PVC itu sendiri.

Jumlah lapisan yang lebih banyak, menjadikan PVC ini lebih kuat dan tahan lama. Pori-pori yang dimiliki juga lebih sedikit dibandingkan dengan PU. Tidak heran jika PVC banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tas maupun dompet.

Kelebihan Kulit Sintetis

  1. Tas dari bahan kulit sintetis memiliki tingkat ketahanan yang tinggi terhadap kotoran yang menempel. Hal ini terjadi karena kulit sintetis tidak memiliki sifat untuk menyerap. Tidak heran juga jika tas dari bahan utama ini kebanyakan juga anti air.
  2. Karena sifatnya yang tidak mudah menyerap kotoran, perawatan yang diperlukan tidak seribet tas dari bahan kulit asli. Perawatan yang dilakukan relatif lebih mudah.
  3. Memiliki tekstur dan motif yang lebih fleksibel dan beragam dibandingkan dengan tas dari bahan kulit asli. Bahkan, banyak model tas dari bahan kulit sintetis sekarang ini, yang bahannya jauh lebih lentur ketimbang tas dari bahan kulit asli.
  4. Harga pasaran daripada tas dari bahan kulit sintetis, umumnya lebih murah ketimbang tas dari bahan kulit asli. Bisa dibilang terjangkau untuk semua jenis kalangan, mulai dari bawah dan atas.

Kenapa Harus Menggunakan Tas Produk Lokal?

Seperti yang sudah mimin jelaskan pada awal artikel tadi, menggunakan tas produk lokal adalah salah satu bentuk ungkapan cinta terbaik pada budaya daerah sendiri. Selain itu menggunakan tas lokal akan sangat membantu perputaran roda ekonomi lokal jadi lebih baik. Kualitas produk lokal mampu meningkat secara holistik, hal ini selaras dengan kemampuan tenaga kerja loka yang juga meningkat.

Baca Juga: Tips Fashion Profesional di Hari Pertama Kerja

Untuk yang berminat melakukan kerja sama dengan menjual produk grosir hasil dari tim produksi Beela.Co dengan nama brand sendiri, hubungi WhatsApp Beela.Co segera di 0895-39050-6714.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top