Fast Fashion atau Sustainable Fashion, Mana Pilihanmu?

Sustainable Fashion Solusi Fast Fashion

Fast atau Sustainable Fashion – Trend bisnis yang berkelanjutan saat ini menjadi hal yang sering diserukan oleh berbagai pihak, terutama pemerintah. Hal ini karena dunia sudah mengalami dampak yang nyata dari adanya berbagai macam perilaku manusia yang kurang memperhatikan lingkungan disekitarnya.

Fast fashion merupakan salah satu di antara fenomena yang menyumbang tingkat pembuangan sampah yang cukup besar.

Hal ini karena sifatnya yang hanya mengutamakan trend tanpa mempertimbangkan keberlangsungan penggunaan barang yang diperjualbelikan. Beberapa brand yang menganut sistem fast fashion biasanya selalu meluncurkan produk-produk terbaru setiap bulannya. Hal ini karena mereka menganggap bahwa pelanggan akan merasa cepat bosan sehingga produk-produk baru harus terus diluncurkan setiap saat.

Dengan begini, masyarakat akan cenderung memiliki sifat konsumtif karena lebih sering mengganti produk fashion yang mereka beli, misalnya tas. Padahal sebenarnya, tas yang sudah mereka beli sebelumnya belum rusak hingga harus diganti dengan yang baru.

Trik ini digunakan oleh brand agar pelanggan mereka terus merasa kurang atas produk yang sudah dibeli, sehingga akan melakukan pembelian terus-menerus dalam rentang waktu yang singkat. Pada akhirnya, mereka cenderung akan menyingkirkan tas yang lama ke ruang penyimpanan yang ujung-ujungnya akan menjadi tumpukan barang yang jarang dipakai.

Kemudian saat barang-barang tersebut sudah memenuhi ruang penyimpanan, mereka akan dibuang begitu saja karena rusak (terlalu lama disimpan) atau karena memang sudah bosan.

Produk Produk Sustainable Beela
Sumber: Beela.Co

Trend fashion yang terlalu cepat ini tentu akan berdampak pada lingkungan. Dengan meningkatnya penumpukan sampah, kelestarian lingkungan mulai terganggu. Pengolahan sampah barang-barang fashion juga bukan sebuah langkah yang mudah dilakukan, apalagi di negara berkembang seperti Indonesia.

Fast Fashion atau Sustainable Fashion, Ini yang Beela.Co Pilih!

Oleh karena itu, Beela.Co mulai tahun 2023 ini bertekad untuk beralih secara perlahan pada Green Business. Sistem ini memiliki tujuan utama untuk mengurangi sampah dari proses kegiatan bisnis sehingga bisa lebih ramah lingkungan.

Dengan begini, kelestarian alam akan lebih terjaga. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem yang berseberangan dengan fast fashion, yaitu slow fashion. Dengan menghadirkan produk-produk tas model terbaru setiap 6-12 bulan sekali. Walaupun terkesan tidak mengikuti trend mode, namun sistem fashion ini tetap mengutamakan nilai estetika dan nilai fungsi dengan mengadopsi tren desain terbaru.

Namun, model-model produk yang kami hasilkan juga mengutamakan nilai usaha kami yaitu basic dan timeless. Dua nilai ini menjadikan produk tas yang dimiliki Beela.Co tetap akan cocok untuk dipakai dalam acara apapun, oleh siapapun, dan kapanpun karena modelnya yang bisa menyesuaikan setiap kondisi.

Tas Wanita Terbaru dari Beela
Sumber: Beela.Co

Dampak lain yang paling utama dari sistem green business ini adalah berkurangnya sampah yang dihasilkan dari trend berganti-ganti tas hanya karena hadirnya model-model terbaru tanpa mempertimbangkan nilai fungsinya.

Tentu saja Beela.Co akan sangat memperhatikan kualitas material yang digunakan dalam memproduksi tas. Mulai dari resleting, bahan kulit/sintetis, serta aksesoris lain yang menunjang hadirnya produk kami ditengah masyarakat. Dengan penggunaan bahan baku yang berkualitas, produk tas yang dihasilkan akan memiliki daya tahan yang semakin tinggi. Sehingga penggunanya tidak perlu cepat-cepat mengganti tas nya dengan produk baru karena kualitasnya tetap terjaga dalam waktu yang lama.

Baca Juga:  Ini Dia 6 Model Tas Wanita yang Harus Kamu Ketahui!

Jadi, tunggu apalagi. Yuk kita mulai berkontribusi untuk kelestarian lingkungan dengan menggunakan produk-produk berkualitas dari Beela.Co!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top