Blog Beela.Co

Cara Membersihkan Tas Kulit Sintetis supaya Tidak Kusam dan Mengelupas

Dompet kartu hitam berbahan vinyl dengan flap berujung runcing dan kancing logam, berdiri di atas alas abu-abu
Cardholder Vinyl dari katalog souvenir Beela.Co, workshop di Sleman, Yogyakarta.

Cara membersihkan tas kulit sintetis sebenarnya sederhana, tapi banyak tas justru rusak karena dibersihkan dengan cara yang salah: direndam, dijemur di bawah matahari, atau digosok dengan pembersih keras. Hasilnya permukaan kusam, lapisan retak, lalu mengelupas di sudut dan pegangan. Padahal dengan perlakuan yang tepat, tas sintetis bisa tetap rapi bertahun-tahun.

Panduan ini ditulis tim Beela.Co, workshop kulit di Sleman, Yogyakarta, yang menyediakan produk kulit asli sekaligus produk berbahan sintetis seperti vinyl dan jelly di lini souvenir. Kami membahas cara mengenali bahannya, alat yang dibutuhkan, langkah membersihkan, cara menangani noda, dan cara menyimpan. Semua foto di artikel ini adalah produk dari katalog Beela.Co.

Jawaban singkat

Cara membersihkan tas kulit sintetis: kosongkan tas, sikat debu, lalu lap permukaan dengan kain mikrofiber yang dibasahi air hangat dan sedikit sabun lembut, diperas sampai hampir kering. Bilas dengan kain lembap berisi air bersih, keringkan dengan kain kering, lalu angin-anginkan di tempat teduh. Jangan merendam, mencuci di mesin, atau menjemur tas di bawah matahari langsung.

Mengenali tas kulit sintetis sebelum dibersihkan

Tas kulit sintetis adalah tas yang permukaannya berupa lapisan polimer yang dibuat menyerupai kulit, biasanya poliuretana (PU) atau polivinil klorida (PVC, sering disebut vinyl), yang dilapiskan di atas kain. Menurut Wikipedia, bahan ini dikenal dengan banyak nama, antara lain faux leather, vegan leather, PU leather, dan leatherette.

Mengenali bahan penting karena cara membersihkan tas kulit sintetis berbeda dari kulit asli. Kulit asli berpori dan perlu pelembap, sedangkan lapisan sintetis tidak menyerap apa pun dan justru rusak kalau terlalu sering basah atau terkena panas. Ciri paling mudah dari tas sintetis: pola permukaan sangat seragam, tepi potongan memperlihatkan lapisan kain, dan permukaannya tidak berubah warna saat ditekan. Kami membahas ciri lengkapnya di artikel perbedaan kulit asli dan sintetis.

Jenis bahanCiriCatatan perawatan
PU (poliuretana)Lentur, terasa lembut, sering bertekstur halusTahan dilap lembap, jauhkan dari panas
PVC atau vinylLebih kaku, permukaan sedikit mengilapLebih sulit dibersihkan dari noda yang meresap
Jelly (PVC bening atau berwarna)Transparan atau semi-transparan, licinMudah tergores, rawan noda transfer warna
Kulit asliPori tidak seragam, tepi berseratPerlu cara berbeda, lihat panduan kulit asli

Satu catatan penting dari sumber yang sama: sintetis berbahan poliuretana umumnya bisa dicuci, sedangkan varian PVC tidak mudah dibersihkan. Karena itu, kalau kamu tidak yakin bahannya, perlakukan tas dengan cara paling lembut, yaitu lap lembap tanpa merendam.

Alat dan bahan yang dibutuhkan

Alat untuk menerapkan cara membersihkan tas kulit sintetis cukup yang ada di rumah, dan kuncinya adalah semuanya lembut. Kami sarankan menyiapkan semuanya sebelum mulai supaya tas tidak dibiarkan basah terlalu lama.

  • Dua atau tiga kain mikrofiber. Satu untuk air sabun, satu untuk air bersih, satu untuk mengeringkan.
  • Sabun cair lembut. Sabun cuci piring atau sabun bayi yang tidak mengandung pemutih, beberapa tetes saja.
  • Air hangat. Hangat kuku, bukan panas.
  • Sikat berbulu halus. Sikat gigi bekas yang lembut untuk jahitan dan sudut.
  • Kapas dan cotton bud. Untuk noda kecil di area sempit.
  • Kertas bersih. Untuk mengisi tas saat dikeringkan supaya bentuknya tetap tegak.

Tips dari tim Beela.Co

Selalu uji cairan pembersih di bagian tersembunyi, misalnya di bawah flap atau sisi dalam pegangan, lalu tunggu beberapa menit. Kalau warna tidak luntur dan permukaan tidak berubah, baru lanjutkan ke seluruh tas.

Langkah membersihkan tas kulit sintetis

Cara membersihkan tas kulit sintetis terdiri dari beberapa langkah: mengosongkan, membersihkan debu, melap dengan air sabun, membilas, dan mengeringkan. Urutannya penting supaya kotoran tidak justru terdorong masuk ke jahitan.

  1. Kosongkan tas. Keluarkan semua isi, balik bagian dalam kalau bisa, dan kibaskan remah atau pasir.
  2. Bersihkan debu. Sikat lembut jahitan, sudut, dan lipatan. Bagian dalam bisa divakum dengan corong kecil.
  3. Siapkan air sabun. Campur beberapa tetes sabun cair ke semangkuk air hangat.
  4. Lap permukaan. Celupkan kain, peras sampai hampir kering, lalu lap searah dari atas ke bawah. Jangan menggosok keras.
  5. Bilas. Lap ulang dengan kain lain yang dibasahi air bersih dan diperas, supaya sisa sabun tidak meninggalkan lapisan kusam.
  6. Keringkan. Tepuk dengan kain kering, isi tas dengan kertas, lalu angin-anginkan di ruangan teduh sampai benar-benar kering.

Pengalaman kami, kesalahan paling umum dalam cara membersihkan tas kulit sintetis ada di langkah terakhir. Tas yang disimpan saat masih agak lembap akan berbau apek dan bagian dalamnya bisa berjamur. Beri waktu beberapa jam sampai tas benar-benar kering sebelum dikembalikan ke lemari. Langkah yang sama berlaku untuk dompet dan card holder sintetis.

Totebag bening berwarna cokelat kemerahan dengan dua pegangan senada, berdiri di atas alas abu-abu
Totebag Jelly Polos 30 x 35 cm dari katalog souvenir Beela.Co. Permukaan jelly yang licin cukup dilap dengan air sabun lembut.

Cara menangani noda yang sering muncul

Noda pada tas kulit sintetis sebaiknya ditangani secepat mungkin, karena noda yang dibiarkan berhari-hari lebih sulit diangkat dari lapisan permukaan. Tabel berikut merangkum penanganan noda yang paling sering kami temui.

Jenis nodaPenangananCatatan
Debu dan kotoran harianLap kering, lalu lap air sabun lembut bila perluCukup rutin setelah dipakai
Minyak atau makananTekan dengan tisu, lalu lap air sabun hangatJangan digosok melebar
Tinta pulpenTekan dengan kapas beralkohol sedikit, segera lap dan keringkanUji dulu, alkohol bisa memudarkan warna
Kosmetik (lipstik, bedak)Angkat sisa padatnya, lap air sabunUlangi perlahan, jangan menggosok keras
Noda transfer warna dari kain atau kertasLap air sabun, ulangi beberapa kaliSering tidak hilang sepenuhnya
Bekas air hujanLap kering segera, angin-anginkanJangan dikeringkan dengan panas

Menurut kami, prinsip terpenting saat menangani noda di tas kulit sintetis adalah menekan, bukan menggosok. Menggosok keras membuat noda melebar dan sekaligus mengikis lapisan permukaan, sehingga yang tertinggal justru bekas kusam yang lebih luas dari nodanya. Kalau noda tetap membandel setelah beberapa kali percobaan lembut, lebih baik berhenti daripada merusak lapisan.

Membersihkan tas jelly dan PVC

Tas jelly adalah tas berbahan PVC yang transparan, semi-transparan, atau berwarna mengilap, dan cara membersihkannya mirip dengan tas sintetis lain dengan beberapa kehati-hatian tambahan. Bahan ini licin sehingga debu mudah dilap, tetapi goresan dan noda transfer warna lebih mudah terlihat.

  • Lap dengan air sabun lembut. Keringkan segera supaya tidak meninggalkan bercak air.
  • Hindari benda tajam. Kunci, gunting, atau ritsleting logam di dalam tas bisa menggores dari dalam.
  • Jangan menempel lama dengan bahan berwarna. Kertas cetak, kain gelap, atau plastik berwarna bisa meninggalkan noda yang sulit hilang.
  • Jauhkan dari panas. PVC melunak dan bisa berubah bentuk kalau ditinggal di dalam mobil yang panas.

Pouch dan tas jelly populer untuk souvenir karena isinya terlihat dan mudah dibersihkan. Kami membahas pemakaiannya lebih jauh di artikel souvenir seminar dan workshop dan souvenir pernikahan unik.

Pouch kotak kecil berbahan jelly transparan warna merah muda terang dengan ritsleting dan tali pegangan, di atas alas abu-abu
Pouch Kubus Jelly 16 (16 x 7 x 6 cm) dari katalog souvenir Beela.Co.
Dua pouch kotak berbahan jelly buram warna putih dengan ritsleting putih dan tali pegangan, di atas alas abu-abu muda
Pouch Kubus Jelly Besar Buram 18 (18 x 9 x 7 cm) dari katalog souvenir Beela.Co. Warna terang seperti ini perlu dijauhkan dari bahan yang mudah luntur.

Yang sebaiknya tidak dilakukan

Kerusakan tas kulit sintetis paling sering disebabkan oleh cara membersihkan tas kulit sintetis yang terlalu keras, bukan oleh pemakaian. Hindari hal-hal berikut supaya lapisan permukaan tidak cepat aus.

JanganAlasannyaGantinya
Merendam atau mencuci di mesinLapisan melipat, lem sambungan melemah, bentuk rusakLap lembap per bagian
Menjemur di bawah matahari langsungPermukaan kering, retak, warna pudarAngin-anginkan di tempat teduh
Memakai hair dryer panasLapisan bisa melunak atau mengerutTepuk dengan kain kering, tunggu kering alami
Pembersih keras (aseton, pemutih, tiner)Melarutkan atau mengikis lapisanSabun cair lembut
Sikat kasar atau spons abrasifMenggores dan mengikis teksturKain mikrofiber dan sikat berbulu halus
Pelembap kulit asli dalam jumlah banyakTidak terserap, lengket, menarik debuCukup jaga bersih dan kering

Sumber yang sama juga mencatat bahwa permukaan sebagian kulit sintetis bisa aus seiring waktu. Artinya, tujuan perawatan bukan membuat tas kembali seperti baru, melainkan memperlambat keausan itu selama mungkin.

Totebag jelly hitam mengilap dengan dua pegangan hitam dan sablon putih bergambar bangunan serta tulisan ucapan, berdiri di atas alas abu-abu
Totebag Jelly Alas 30 x 35 x 8 cm dari katalog souvenir Beela.Co dengan sablon. Area sablon sebaiknya dilap lembut tanpa digosok supaya cetakannya tidak terkikis.

Cara menyimpan supaya tidak lengket dan mengelupas

Penyimpanan yang benar adalah separuh dari perawatan tas kulit sintetis, karena lapisan permukaan paling cepat rusak saat tas disimpan lama dalam kondisi lembap atau panas. Beberapa kebiasaan berikut sudah cukup untuk mencegahnya.

  • Kantong kain, bukan plastik. Plastik tertutup memerangkap lembap dan membuat permukaan lengket.
  • Isi dengan kertas. Bentuk tas tetap tegak dan lipatan tidak retak.
  • Jangan menumpuk saling menempel. Dua permukaan sintetis yang menempel lama bisa saling lengket.
  • Jauh dari jendela dan sumber panas. Panas dan sinar matahari mempercepat retak.
  • Buka lemari secara berkala. Sirkulasi udara mencegah bau apek dan jamur.

Iklim Indonesia yang lembap membuat jamur tetap menjadi risiko, termasuk pada lapisan kain di bagian dalam tas sintetis. Kalau sudah muncul, ikuti langkah di panduan cara menghilangkan jamur di tas kulit. Untuk tas berbahan kulit asli, perawatannya berbeda dan kami bahas di cara merawat tas kulit asli serta jenis kulit untuk tas.

Produk sintetis di katalog Beela.Co

Beela.Co menyediakan produk kulit asli dan produk berbahan sintetis, dan kami menyebutkan bahannya secara terbuka. Di katalog souvenir kami, bahan seperti vinyl dan jelly tertulis langsung di nama produk, misalnya Cardholder Vinyl, Totebag Jelly, dan Pouch Kubus Jelly.

Menurut kami, bahan sintetis yang jujur justru pilihan yang masuk akal untuk souvenir dalam jumlah besar: ringan, pilihan warnanya banyak, mudah dibersihkan, dan harganya terjangkau. Kebiasaan memakai barang pakai ulang juga makin umum; survei Snapcart yang diulas GoodStats menemukan 84% responden Indonesia pernah membeli atau memakai produk berkelanjutan. Tas dan pouch yang dirawat dengan baik bisa dipakai berulang kali alih-alih cepat dibuang.

Untuk kulit asli, kami punya lini ecer di Instagram @beela_leather. Semua model bisa dilihat di halaman koleksi Beela.Co, dan pesanan souvenir dalam jumlah banyak mengikuti minimum order 100 pcs per desain dengan estimasi produksi sekitar 5 hari tergantung antrean, lewat halaman custom dan souvenir. Kalau kamu sedang mencari tas untuk dipakai sehari-hari, panduan tote bag kulit bisa membantu memilih ukurannya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa cara membersihkan tas kulit sintetis yang paling aman?

Cara paling aman adalah melap permukaan dengan kain mikrofiber yang dibasahi air hangat bercampur sedikit sabun cair lembut, lalu diperas sampai hampir kering. Lap searah, bilas dengan kain lembap berisi air bersih, dan keringkan dengan kain kering. Uji dulu di bagian tersembunyi, dan jangan merendam tas atau memakai sikat kasar.

Apakah tas kulit sintetis boleh dicuci di mesin cuci?

Sebaiknya tidak. Putaran mesin dan air dalam jumlah banyak bisa membuat lapisan sintetis melipat, retak, atau terkelupas, dan lem di sambungan bisa melemah. Kerangka dalam, busa, dan aksesori logam juga ikut rusak. Tas sintetis cukup dibersihkan dengan lap lembap dan sabun lembut, bagian dalamnya divakum atau disikat kering.

Bagaimana cara menghilangkan noda tinta di tas kulit sintetis?

Untuk noda tinta yang masih baru, tekan-tekan dengan kapas yang sedikit dibasahi alkohol, jangan digosok melebar, lalu segera lap dengan kain lembap dan keringkan. Uji dulu di bagian tersembunyi karena alkohol bisa memudarkan warna sebagian lapisan. Noda tinta yang sudah lama biasanya sulit hilang sepenuhnya.

Kenapa tas kulit sintetis mengelupas?

Lapisan sintetis bisa aus dan mengelupas karena gesekan terus-menerus, panas, sinar matahari langsung, dan pembersih yang terlalu keras seperti aseton atau pemutih. Penyimpanan di plastik tertutup yang lembap juga mempercepatnya. Kalau sudah mengelupas, lapisan yang lepas tidak bisa kembali seperti semula; yang bisa dilakukan adalah mencegah kerusakan meluas.

Apakah tas jelly atau PVC dibersihkan dengan cara yang sama?

Hampir sama, tapi tas jelly berbahan PVC lebih mudah menunjukkan goresan dan noda transfer warna. Lap dengan air sabun lembut, keringkan, dan jangan menumpuk tas jelly bersentuhan dengan kertas cetak, kain gelap, atau plastik berwarna terlalu lama, karena warnanya bisa berpindah dan sulit dihilangkan.

Seberapa sering tas kulit sintetis perlu dibersihkan?

Lap kering setelah dipakai sudah cukup untuk perawatan harian. Pembersihan dengan air sabun lembut cukup dilakukan saat terlihat kotor atau sekitar sebulan sekali untuk tas yang dipakai setiap hari. Terlalu sering membasahi tas justru mempercepat lapisan permukaan aus, terutama di bagian pegangan dan sudut.

Apakah tas kulit sintetis perlu diberi pelembap kulit?

Umumnya tidak, karena pelembap kulit dibuat untuk diserap kulit asli yang berpori, sedangkan lapisan sintetis tidak menyerapnya. Pelembap yang tertinggal di permukaan justru bisa terasa lengket dan menarik debu. Yang lebih penting untuk tas sintetis adalah menjaga permukaan tetap bersih, kering, dan jauh dari panas.

Bagaimana cara menyimpan tas kulit sintetis supaya tidak lengket?

Simpan tas dalam kantong kain, bukan plastik tertutup, di lemari yang kering dan tidak terkena matahari. Isi bagian dalam dengan kertas bersih supaya bentuknya tegak, dan jangan menumpuk tas sintetis saling menempel terlalu lama. Kalau lemari lembap, letakkan penyerap lembap dan buka lemari secara berkala.

Kesimpulan

Cara membersihkan tas kulit sintetis yang benar selalu lembut: kosongkan tas, sikat debu, lap dengan kain mikrofiber dan air sabun hangat yang diperas, bilas dengan kain lembap, lalu keringkan di tempat teduh. Tangani noda dengan menekan, bukan menggosok, dan hindari merendam, menjemur, serta pembersih keras.

Simpan tas dalam kantong kain dengan isian kertas di tempat kering supaya permukaannya tidak lengket dan mengelupas. Kalau ada pertanyaan tentang bahan produk kami, kirim pesan lewat halaman kontak, kenali kami lebih jauh di halaman cerita Beela.Co, atau baca artikel lain di blog Beela.Co.